relay dinamo starter

Membuat Relay Dinamo Starter

Pada mobil yang sudah berusia lebih dari 10 tahun, pasti ada saja masalah yang dihadapi.. apalagi jika belum ada penggantian dalam part – part tertentu sejak keluar dari pabrikan sampai sekarang, jangka waktu selama itu tentu saja sudah bisa dikatakan awet luar biasa jika masih bisa digunakan / berfungsi dengan baik. Salah satu nya adalah komponen dinamo starter. Komponen ini bisa dikatakan sebagai sparepart yang sangat awet dan langka sekali diganti, karena bertugas pada awal waktu saat mesin masih mati sampai hidup, ketika mesin sudah hidup maka dinamo starter telah selesai melaksanakan pekerjaannya. Namun pada waktunya, adakalanya komponen ini rewel minta diperhatikan. Salah satu yang paling umum dijumpai adalah starter berat, seperti tertahan. ada yang starter berat dari mulai dalam kondisi dingin, ada yang starter berat ketika mesin sedang panas. Hal ini belum tentu berasal dari dinamonya, bisa jadi permasalahannya ada pada daya hantar listriknya atau kondisi aki yang mulai melemah.

Untuk mengetahui permasalahan dari daya hantar listrik, kita perlu mengukurnya dengan menggunakan alat yang disebut dengan multimeter. Namun, karena saya masih lemah di kelistrikan mobil, akhirnya dapat saran dari teman lebih baik dinamo starternya dikasih relay supaya arus yang mengalir tetap stabil.

Posisi dinamo starter mobil timor terletak dibelakang mesin dibawah karburator, yang saya kasih tanda garis kuning pada gambar dibawah ini.

relay dinamo starter 1
relay dinamo starter 1

untuk lebih jelasnya, dibawah ini gambar penampakan switch starter dari jarak dekat. dinamo starternya sendiri berada tepat dibawahnya dengan ukuran yang lebih besar.

relay dinamo starter 2
relay dinamo starter 2

Setelah kita mengetahui letak dinamo starter, langkah berikutnya adalah mulai berbelanja keperluan untuk membuat relay tambahan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Relay ( Tentu saja)
  2. Kabel (ketebalan saya samakan dengan soket relay yang dibeli) sekitar 4 meter.
  3. Isolasi Bakar
  4. Skun Male 1 Pcs
  5. Skun Female 1 Pcs
  6. Skun O-Ring 12 1 Pcs
  7. Skun O-Ring 10 1 Pcs
  8. Baut ukutan 10

Peralatan :

  1. Kunci Ring & Pas 10
  2. Kunci Ring & Pas 12
  3. Tank jepit
relay dinamo starter 3
relay dinamo starter 3

Diagram pemasangan saya merujuk pada referensi dari http://otodiy.blogspot.com/2014/01/diy-membuat-dan-memasang-relay-motor.html karena saya setuju bahwa source positif (sumber listrik) mengambil dari yang sudah ada supaya kabel dari positif aki tidak berserakan, tapi itu alternatif saja, memang lebih bagus arus langsung ambil dari positif aki supaya lebih yakin. hhehe,.

berikut desain yang saya kutip dari sumber yang sama

desain relay dinamo starter
desain relay dinamo starter

Langkah perakitan kabel berdasarkan desain diatas adalah sebagai berikut :

  1. Relay 30 dibuat O-Ring skun ukuran kunci 12 pada ujung kabelnya, yang akan ditempel bersamaan dengan kabel arus listrik standart yang sudah ada dan dikencangkan dengan baut 12 diakhir pemasangan (baut 12 sudah ada darisananya).
  2. Relay 85 dibuat Male skun pada ujung kabelnya, yang akan berpasangan dengan soket female standar bawaan mobil. Jadi soket female nanti tidak langsung terpasang ke switch starter melainkan melalui male skun relay 85 terlebih dahulu.
  3. Relay 87 dibuat Female skun pada ujung kabelnya, yang akan berpasangan dengan soket male yang terpasang pada switch starter.
  4. Terakhir, Relay 86 dibuat O-Ring skun ukuran kunci 10 yang akan kita pasang bebas ke Massa atau ke negatif aki.

Metode pemasangan

  1. Cabut Positif Aki (Kalau masih nempel, ketika buka baut switch starter memercikan api/konslet)
  2. Lepas kabel arus yang dikencangkan baut 12 menggunakan kunci 12. Kabel arus itu ukurannya lumayan besar dan satu-satunya yang besar yang tertancap pada switch starter.
  3. Masukan O-Ring 12 dari Relay 30 berdampingan dengan kabel arus kemudian kencangkan kembali baut 12.
  4. Cabut Soket female bawaan mobil yang tertancap pada soket male switch starter.
  5. Hubungkan Soket female bawaan mobil dengan skun male
  6. Hubungkan Skun female dengan soket male switch starter
  7. Hubungkan Skun O-Ring 10 kabel ground ke massa terdekat atau negatif aki.
  8. Pasang kembali Positif Aki.
  9. Silahkan nyalakan.

Area penyimpanan Relay saya cari lubang baut 10 yang nganggur, kebetulan dipinggir dinamo wiper terdapat lubang baut 10 yang kosong. dibawah ini contoh gambar relay tambahan yang terpasang di mobil saya.

relay dinamo starter 4
relay dinamo starter 4

Dan dibawah ini gambar hasil akhir yang terpasang di mobil timor saya.

relay dinamo starter 5
relay dinamo starter 5

Terakhir, gambar arah grounding yang lebih dekat ke kutub negatif aki.

relay dinamo starter 6
relay dinamo starter 6

Sejauh ini setelah pemasangan, saya tidak merasakan hal yang signifikan ketika starter, mungkin karena memang jalur kabelnya masih bagus mengingat fungsi relay itu sendiri untuk menjaga kestabilan arus, ketika alirannya harus sampai 12 volt maka relay ini fungsinya untuk menjaga supaya 12 volt ini tetap mengalir sampai tujuan.

Advertisements

5 thoughts on “Membuat Relay Dinamo Starter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s